banner 728x250

RSUD Bumi Panua Tancap Gas, dr. Dian Hadirkan Jejaring Rumah Sakit Nasional

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – RSUD Bumi Panua Kabupaten Pohuwato resmi memperkuat layanan kesehatan spesialistik melalui kerja sama jejaring pengampuan layanan uronefrologi dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dan RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di Aula RSUD Bumi Panua, Jumat (31/7/2026).

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Bumi Panua, dr. Dian Ikagustina Tambunan, Sp.A., mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan penyakit ginjal dan saluran kemih bagi masyarakat Pohuwato tanpa harus bergantung pada rumah sakit di luar daerah.

Menurut dr. Dian, Kabupaten Pohuwato dengan jumlah penduduk sekitar 161 ribu jiwa memiliki cakupan Universal Health Coverage (UHC) yang telah mendukung pembiayaan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan layanan kesehatan yang lebih komprehensif.

“RSUD Bumi Panua memiliki visi menjadi rumah sakit rujukan di wilayah barat Provinsi Gorontalo. Karena itu kami terus mengembangkan layanan unggulan, khususnya di bidang uronefrologi dan jantung, disertai peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan kesejahteraan tenaga kesehatan,” ujar dr. Dian.

Ia menjelaskan, saat ini RSUD Bumi Panua didukung 408 tenaga kesehatan, termasuk 22 dokter spesialis. Sebanyak 15 di antaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan sisanya merupakan dokter kontrak dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo. Selain itu, rumah sakit juga menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin Makassar melalui program pendidikan dokter residen sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga medis.

Menurutnya, hadirnya jejaring pengampuan bersama dua rumah sakit rujukan nasional tersebut akan membuka peluang transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penguatan sistem rujukan, hingga pengembangan layanan medis yang lebih berkualitas di RSUD Bumi Panua.

Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyebut kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi menjadi awal lompatan besar dalam transformasi layanan kesehatan di daerah kita. Ini merupakan jawaban atas harapan masyarakat Pohuwato yang menginginkan akses pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus terbebani jarak maupun biaya yang besar,” kata Saipul.

Bupati mengungkapkan, kasus penyakit ginjal dan saluran kemih seperti gagal ginjal kronis, batu ginjal, hingga infeksi saluran kemih kompleks terus mengalami peningkatan. Selama ini banyak pasien harus dirujuk ke luar daerah untuk menjalani hemodialisis maupun tindakan bedah urologi.

Karena itu, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen memperkuat layanan kesehatan daerah agar masyarakat memperoleh pelayanan spesialistik sesuai standar nasional tanpa harus meninggalkan daerah.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato, RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, dan RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung tentang Jejaring Pengampuan Layanan Uronefrologi.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dan RSUD Bumi Panua Pohuwato mengenai jejaring pengampuan rujukan pelayanan, pengembangan sumber daya manusia, serta penelitian.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan kualitas pelayanan uronefrologi di RSUD Bumi Panua semakin meningkat, sekaligus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dan fasilitas rumah sakit sehingga masyarakat Pohuwato tidak lagi bergantung pada layanan rujukan ke luar daerah untuk memperoleh pelayanan kesehatan spesialistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *