SUARAPOST.ID — Aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak kemarau di Kabupaten Pohuwato terus berlanjut. Memasuki hari kedua, kolaborasi Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) bersama sejumlah organisasi kembali menyalurkan puluhan ribu liter air bersih kepada masyarakat.
Pada Senin (31/8/2026), sebanyak 24.200 liter air bersih berhasil didistribusikan kepada warga di sejumlah titik yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi YR TIM bersama AHS Centre, FRM Foundation, IMM, HMI, PMII, Karang Taruna, KNPI, sejumlah wartawan, serta mendapat dukungan dari Perumdam Tirta Moolango Pohuwato.
Pada hari kedua pendistribusian, bantuan air bersih menyasar sejumlah tempat ibadah dan rumah-rumah warga di Desa Mootilango, Kecamatan Duhiadaa, serta Desa Palopo, Kecamatan Marisa.
Koordinator pelaksana kegiatan, Zufrin Harun, mengatakan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.
Menurutnya, tim pelaksana berupaya memaksimalkan armada yang tersedia agar distribusi air bersih dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Kami akan berupaya maksimal dengan tiga armada. Insyaallah akan ada penambahan armada untuk terus mendistribusikan air bersih kepada warga,” ujar Zufrin.
Ia menjelaskan, jumlah distribusi air bersih mengalami peningkatan dibandingkan hari pertama pelaksanaan. Pada hari pertama, tim kolaborasi berhasil menyalurkan sebanyak 17.600 liter air bersih, sementara pada hari kedua jumlah tersebut meningkat menjadi 24.200 liter.
“Di hari pertama, alhamdulillah berhasil tersalurkan sebanyak 17.600 liter air bersih. Dan di hari kedua itu 24.200 liter,” tambahnya.
Dengan meningkatnya volume distribusi tersebut, kolaborasi berbagai organisasi dan elemen masyarakat itu diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama kondisi kemarau masih berlangsung.
Zufrin mengatakan, aksi pendistribusian air bersih tersebut akan terus diupayakan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.
“Kami berharap dengan adanya bantuan air bersih ini, beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih dapat sedikit lebih ringan,” pungkasnya.
Di tengah kemarau yang masih melanda sejumlah wilayah di Pohuwato, kolaborasi lintas organisasi tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.




















