SUARAPOST.ID – Open Turnamen Voli Kapolres Cup II Tahun 2026 resmi bergulir di halaman Mapolres Pohuwato, Rabu (26/8/2026) malam.
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diikuti 19 tim, terdiri atas 12 tim putra dan tujuh tim putri. Para peserta akan bersaing memperebutkan total hadiah sebesar Rp65 juta.
Kapolres Pohuwato AKBP Busroni mengatakan, pelaksanaan Kapolres Cup II sebelumnya direncanakan berlangsung sebelum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun, agenda tersebut harus ditunda karena adanya sejumlah kegiatan kedinasan.
“Sebelumnya kegiatan ini kami rencanakan sebelum 17 Agustus, tetapi harus ditunda karena kami harus ke Jakarta memperjuangkan Polres Pohuwato dalam penilaian Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Selain itu, kami juga menjadi tuan rumah pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih,” jelasnya.
Menurut Busroni, turnamen voli tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan olahraga yang digelar Polres Pohuwato sepanjang Agustus 2026.
Sebelumnya, Polres Pohuwato telah menggelar kompetisi e-sport. Sementara turnamen mini soccer telah memasuki babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8/2026).
Busroni mengatakan, berbagai kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk dukungan Polres Pohuwato terhadap pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
Ia menilai Kabupaten Pohuwato memiliki banyak atlet potensial di berbagai cabang olahraga yang perlu mendapat ruang untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan.
“Pohuwato ini luar biasa. E-sport memiliki banyak atlet, sepak bola juga demikian, dan voli pun memiliki banyak talenta. Tinggal bagaimana kita menyalurkan bakat-bakat mereka,” katanya.
Melalui Turnamen Voli Kapolres Cup II, Busroni berharap dapat lahir atlet-atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pohuwato pada berbagai ajang olahraga, baik di tingkat daerah maupun lebih tinggi.
Selain menjadi wadah kompetisi, turnamen tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarpeserta sekaligus membangun semangat sportivitas.
Busroni mengingatkan seluruh pemain dan manajer agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam pertandingan.
“Kepada para manajer dan pemain, mari kita sukseskan turnamen ini dengan menunjukkan martabat seorang kesatria, di mana persaudaraan lebih tinggi dari sebuah kemenangan. Mari tunjukkan pertandingan yang memukau dan junjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.




















