banner 728x250

HUT ke-81 RI di Unipo: Lomba Tradisional Jadi Perekat Keluarga Besar Kampus

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Universitas Pohuwato menggelar serangkaian perlombaan tradisional yang melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan hingga jajaran pimpinan kampus.

Kegiatan yang berlangsung semarak selama satu hari itu diawali dengan upacara bendera pada pukul 10.00 WITA. Wakil Rektor III Universitas Pohuwato, Hasman Umuri, S.IP, M.Si, bertindak sebagai pembina upacara, dengan dihadiri jajaran dekanat, kepala lembaga, serta para dosen di lingkungan Universitas Pohuwato.

Rektor Universitas Pohuwato, Dr. Gretty Saleh, S.IP., M.Si., mengatakan momentum peringatan kemerdekaan tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai nasionalisme kepada mahasiswa.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pengabdian dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk membangun diri sendiri maupun daerah.

“Momentum ini untuk menanamkan rasa nasionalisme, khususnya kepada mahasiswa. Kemudian semangat mengabdi, terkait dengan ilmu yang dimiliki untuk dipakai membangun daerah dan membangun diri sendiri,” ujar Gretty, Seni (17/8/2026).

Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai bagian dari upaya membangun Universitas Pohuwato agar semakin maju.

“Momentum ketiga adalah gotong royong. Dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan harus bersatu untuk mewujudkan kampus ini maju dan lebih maju ke depan,” lanjutnya.

Ketua panitia pelaksana, Aprilani Parengring, M.AP., mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut berawal dari diskusi internal yang kemudian berkembang menjadi sebuah kegiatan bersama seluruh keluarga besar kampus.

“Kegiatan ini terinspirasi dari hasil perbincangan kami di grup ‘Mama-Mama Gaul’. Kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang cair, tetapi tetap bermakna bagi seluruh keluarga besar kampus,” kata Aprilani.

Untuk menyemarakkan suasana kemerdekaan, panitia menyiapkan sejumlah perlombaan ketangkasan dan permainan tradisional yang dapat diikuti secara gratis oleh peserta.

Beberapa di antaranya yakni lomba goyang balon, lompat warna, permainan hadang atau galah asin, mengisi paku dalam botol, lari karung serta sejumlah permainan ketangkasan tradisional lainnya.

Suasana kompetisi pun berlangsung meriah. Dosen dan mahasiswa tampak berbaur tanpa sekat, sementara gelak tawa dan sorak dukungan mewarnai jalannya perlombaan.

Bagi panitia, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan di tengah rutinitas akademik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan kampus.

Aprilani berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi agenda yang mampu mempererat silaturahmi seluruh elemen Universitas Pohuwato.

Menurutnya, interaksi dalam suasana nonformal dapat mencairkan sekat antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa sekaligus membangun kebersamaan yang lebih kuat.

“Harapan kami, semoga kegiatan ini terus berlangsung dan berkelanjutan. Kami bisa senantiasa menjaga tali silaturahmi melalui penyelenggaraan kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *