SUARAPOST.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Marisa kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan perlindungan finansial kepada nasabah melalui penyerahan klaim asuransi jiwa kepada ahli waris.
Penyerahan klaim berlangsung di Kantor BRI BO Marisa, Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Yeyen Masiu selaku istri almarhum Melki Masiy menerima santunan klaim meninggal dunia dari program Uang Pertanggungan Aurora Plus senilai Rp50.000.000.
Klaim tersebut diserahkan secara simbolis oleh pimpinan BRI BO Marisa sebagai bentuk realisasi manfaat perlindungan asuransi yang dimiliki nasabah selama menjadi bagian dari layanan BRI.
Pimpinan BRI BO Marisa, Ridwan Agus Sulistyo, mengatakan penyerahan klaim ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga memberikan perlindungan finansial bagi nasabah dan keluarganya melalui produk asuransi.
“Manfaat asuransi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Ini juga menjadi bukti bahwa perlindungan finansial memiliki peran penting dalam menghadapi risiko yang tidak dapat diprediksi,” ujar Ridwan.
Ia juga mengajak masyarakat agar semakin menyadari pentingnya memiliki perlindungan asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Menurutnya, melalui produk Aurora Plus, nasabah dapat memperoleh ketenangan karena keluarga tetap mendapatkan manfaat finansial apabila terjadi risiko meninggal dunia.
Sementara itu, Yeyen Masiu menyampaikan apresiasi kepada BRI atas pelayanan dan proses penyelesaian klaim yang dinilai cepat dan berjalan dengan baik.
Ia berharap santunan yang diterima dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta menjadi penopang ekonomi setelah kepergian almarhum.
Melalui penyerahan klaim tersebut, BRI BO Marisa kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga lewat perlindungan asuransi yang memberikan manfaat nyata saat nasabah dan keluarga menghadapi situasi yang tidak diharapkan.




















