banner 728x250

Bukan Cuma Soal Tambang, Hulawa Punya SERI untuk Merawat Persaudaraan

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, berlangsung meriah.

Pemerintah Desa Hulawa bersama pemuda, masyarakat menggelar Semarak Kemerdekaan (SERI) Hulawa 2026 dengan mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Merdeka”.

Selama 10 hari, kegiatan tersebut diisi berbagai perlombaan dan turnamen, mulai dari catur, domino, sepak takraw hingga lomba video pendek Desa Hulawa.

Rangkaian kegiatan resmi ditutup Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, di Desa Hulawa, Sabtu (15/8/2026) malam.

Penutupan turut dihadiri Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Wakil Ketua DPRD Hamdi Alamri, Camat Buntulia Saiful Bahri Hunta, jajaran Pemerintah Desa Hulawa, panitia, tokoh masyarakat serta para pemuda.

Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan sejumlah penyanyi jebolan Liga Dangdut Indonesia, di antaranya Yuyun, Wiranti, dan Basir.

Kepala Desa Hulawa, Erna Giasi, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari inisiatif pemerintah desa bersama Karang Taruna, pemuda, dan masyarakat.

“Acara hari ini terselenggara atas inisiatif pemerintah desa, rekan-rekan pemuda, dan masyarakat. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” kata Erna.

Menurutnya, antusiasme warga dari enam dusun tetap terjaga sejak malam pertama hingga malam penutupan.

“Ini sudah malam ke-10. Dari awal sampai hari ini antusias masyarakat tidak berkurang, bahkan terus memberikan dukungan. Ini yang membuat kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Erna menjelaskan, pelaksanaan SERI Hulawa juga menjadi bentuk semangat masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Walaupun kita sama-sama mengetahui ada efisiensi, desa tetap memiliki semangat untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Karena itu kami mengambil inisiatif dan membungkusnya dengan nama SERI,” jelasnya.

Ia berharap SERI Hulawa dapat menjadi agenda yang terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

“Insya Allah ke depan akan ada SERI 1, SERI 2 dan seri-seri berikutnya. Mudah-mudahan ini menjadi kegiatan yang terus kita laksanakan,” katanya.

Erna menegaskan, pembiayaan kegiatan dilakukan dengan dukungan pemerintah desa serta partisipasi sukarela dari berbagai pihak.

Yang menarik, menurut Erna, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk mencari juara. Lebih dari itu, SERI Hulawa menjadi ruang mempererat persaudaraan dan silaturahmi.

Ia menyebut sejumlah peserta bahkan datang dari luar daerah, seperti Sulawesi Tengah, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, hingga Boalemo.

“Di turnamen takraw ada peserta dari Sulawesi Tengah. Untuk catur dan domino juga ada yang datang dari Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara dan Boalemo. Mereka datang karena hobi,” ungkapnya.

Bagi Erna, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Hulawa.

“Kami tidak melihat ini hanya soal kalah dan menang. Yang kami lihat adalah persahabatan, persaudaraan dan bagaimana silaturahmi bisa terjalin,” tuturnya.

Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan, sehingga Desa Hulawa tidak hanya dikenal karena aktivitas pertambangannya, tetapi juga sebagai desa yang mampu membangun kebersamaan dan menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Ketika nanti ada yang menerima hadiah, itu hanya bagian dari pertandingan. Ada yang menang dan ada yang kalah. Tetapi yang paling utama tetap persahabatan, persaudaraan dan silaturahmi,” pungkas Erna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *