banner 728x250

Polisi Beberkan Penyebab Mobil Dinas Terperosok ke Parit di Hutan Lindung Marisa

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Sebuah mobil minibus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 03.15 Wita. Insiden yang terjadi di kawasan hutan lindung Marisa itu mengakibatkan seorang penumpang mengalami luka ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil minibus bernomor polisi DM 1018 DZ yang dikemudikan Y.A. (52), seorang aparatur sipil negara (ASN), berjalan dari arah Kota Gorontalo menuju Marisa. Saat melintasi ruas jalan yang menikung ke kanan, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari badan jalan dan terperosok ke parit di sisi kiri jalan.

Akibat kejadian tersebut, seorang penumpang berinisial F.N. (27) mengalami luka lecet pada bagian wajah dan langsung dilarikan ke RSUD Bumi Panua Pohuwato untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp10 juta.

Kasat Lantas Polres Pohuwato, Iptu Gendut Hartono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintasi tikungan.

“Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Pohuwato telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta menangani proses penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut,” ujar Iptu Gendut Hartono.

Menurutnya, saat kejadian kondisi cuaca cerah, arus lalu lintas relatif sepi, dan kondisi jalan beraspal dengan kontur menikung. Tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kasat Lantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengendara mobil maupun sepeda motor, agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur rawan kecelakaan, tikungan, maupun perjalanan pada dini hari.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil, serta mengenakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor. Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama berada di jalan raya,” tegas Iptu Gendut Hartono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *