banner 728x250

Korban Kasus BRI Diduga Jauh Lebih Banyak, DPRD Pohuwato Siapkan RDP

banner 120x600
banner 468x60

SUAPOST.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato memastikan akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menindaklanjuti dugaan kasus kerugian nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang belakangan menjadi sorotan publik.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Pohuwato, Nirwan Due, usai menerima aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Peduli Daerah, Senin (29/6/2026). Menurutnya, DPRD akan memanggil seluruh pihak terkait untuk memperoleh kejelasan atas persoalan yang saat ini telah berproses di Polda Gorontalo.

“Aspirasi pertama berkaitan dengan persoalan BRI yang saat ini informasinya sudah berproses di Polda Gorontalo. Kami akan mengundang seluruh pihak terkait untuk memastikan perkembangan penanganan kasus tersebut sekaligus mencari kejelasan penyelesaiannya,” ujar Nirwan.

Ia mengungkapkan, DPRD menemukan adanya perbedaan data mengenai jumlah korban. Berdasarkan informasi yang berkembang dalam proses hukum, jumlah nasabah yang diduga menjadi korban tercatat sekitar 24 orang dengan nilai kerugian kurang lebih Rp1 miliar.

Namun, hasil investigasi yang disampaikan aliansi mahasiswa menunjukkan angka yang jauh lebih besar. Diduga jumlah korban mencapai sekitar 100 nasabah.

“Perbedaan data inilah yang akan kami dalami dalam RDP nanti. Kami ingin memastikan seluruh korban yang mengalami kerugian benar-benar terdata dan mendapatkan kepastian penyelesaian,” tegasnya.

Selain membahas persoalan nasabah BRI, DPRD juga akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa terkait dugaan pelanggaran hak-hak karyawan serta perlindungan konsumen pada salah satu gerai ritel modern di Pohuwato.

Menurut Nirwan, kedua persoalan tersebut akan dibahas melalui RDP yang dijadwalkan paling lambat pada pekan depan, dengan menghadirkan seluruh pihak yang berkepentingan agar diperoleh solusi yang objektif dan berpihak kepada masyarakat.

“DPRD berkomitmen mengawal seluruh aspirasi masyarakat. Kami berharap melalui RDP nanti dapat diperoleh kejelasan serta solusi terbaik bagi seluruh pihak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *