banner 728x250

Nasabah BRI di Pohuwato Pertanyakan Tagihan Rp19 Juta Setelah Pinjaman Diklaim Lunas

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kabupaten Pohuwato mengaku terkejut setelah mendapati adanya tagihan sebesar Rp19 juta pada data pinjamannya, padahal kredit yang sebelumnya dijaminkan dengan sertifikat tanah disebut telah dilunasi.

Nirmala Mohi mengungkapkan, suaminya, Ahmad Su’ud, pernah memiliki pinjaman sebesar Rp75 juta di BRI Unit Randangan. Menurutnya, pinjaman tersebut telah dilunasi pada awal tahun 2025 dan sertifikat tanah yang dijadikan agunan juga telah dikembalikan oleh pihak bank.

Namun, saat hendak mengajukan pinjaman kembali pada Agustus 2025, pihak keluarga mengaku mendapat informasi bahwa atas nama Ahmad Su’ud masih tercatat memiliki tunggakan sebesar Rp19 juta.

“Saya kaget karena pinjaman itu sudah lama kami lunasi dan sertifikat yang kami jaminkan juga sudah diserahkan kembali oleh pihak bank. Kok tiba-tiba masih ada tunggakan sebesar Rp19 juta?” ujar Nirmala kepada wartawan, Sabtu (6/6/2026).

Ia mempertanyakan munculnya tagihan tersebut karena merasa seluruh kewajiban kredit sebelumnya telah diselesaikan. Menurut Nirmala, informasi itu baru diketahui ketika mereka kembali mengajukan permohonan kredit.

“Kalau kami tidak mengajukan pinjaman lagi, mungkin kami tidak akan mengetahui adanya tunggakan yang tercatat atas nama suami saya. Karena itu kami meminta penjelasan terkait munculnya tagihan tersebut,” katanya.

Nirmala juga mengaku telah lama mempertanyakan proses pengajuan kredit yang diajukan keluarganya. Ia menilai terdapat sejumlah hal yang perlu mendapatkan penjelasan dari pihak bank, terutama terkait status pinjaman yang menurutnya telah lunas.

Menurutnya, pinjaman sebesar Rp75 juta tersebut merupakan kredit ketiga yang diajukan keluarga mereka di BRI. Selama menjadi nasabah, kata dia, pembayaran angsuran selalu dilakukan tepat waktu.

“Selama ini kami berusaha memenuhi kewajiban dengan baik dan tidak pernah menunggak. Karena itu kami berharap ada penjelasan yang jelas terkait munculnya tagihan tersebut,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak BRI untuk memperoleh klarifikasi dan hak jawab terkait informasi yang disampaikan oleh nasabah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *