banner 728x250

Investasi Masuk, Pengangguran Tinggi: KNPI Soroti Nasib Pemuda Lokal

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Di tengah situasi geopolitik dunia yang semakin tidak menentu dan berdampak hingga ke daerah, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Gorontalo, Riyanto Ismail, mengingatkan pemuda agar tidak bersikap pasif menghadapi berbagai persoalan yang terjadi.

Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam pelantikan KNPI Kabupaten Pohuwato periode 2026–2029 yang di gelar di taman pemuda pada Senin (20/4/2026) kemarin. Dalam kesempatan itu, Riyanto menegaskan pentingnya menjaga marwah kepemudaan di tengah kondisi global yang kian dinamis.

Menurutnya, ketidakstabilan geopolitik dunia turut memengaruhi perekonomian nasional, termasuk kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) seperti Dexlite dan jenis lainnya. Meski kebijakan tersebut memiliki pertimbangan, terutama untuk menjaga keberlangsungan pelaku usaha, dampaknya terhadap masyarakat tidak bisa diabaikan.

“Yang perlu kita jaga adalah bagaimana kita membaca perkembangan yang terjadi. Petani di daerah, termasuk di Pohuwato, ikut merasakan dampaknya. BBM baru saja naik, tetapi harga bahan pokok sudah melonjak cukup signifikan,” ujar Riyanto.

Ia menekankan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pemuda tidak bisa hanya menjadi penonton di daerah ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Riyanto menyoroti potensi besar yang dimiliki generasi muda saat ini, terutama dalam menghadapi bonus demografi. Ia menilai Gorontalo memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi yang kuat antara pengelolaan sumber daya alam dan pengembangan kapasitas pemuda agar mampu bersaing dan berkontribusi nyata.

Selain isu ekonomi, Riyanto juga menyinggung persoalan kemiskinan dan minimnya lapangan kerja yang masih menjadi tantangan di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato. Ia meminta pemerintah daerah untuk lebih serius menyusun strategi dalam membuka peluang kerja, terlebih di tengah masuknya investasi besar.

“Ada investasi yang masuk, tapi jangan sampai masyarakat lokal justru tidak merasakan manfaatnya. Jangan sampai pengangguran tetap tinggi, sementara tenaga kerja dari luar yang lebih diprioritaskan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat lokal dengan mengutip pesan moral agar kesejahteraan dimulai dari lingkungan terdekat.

Di akhir sambutannya, Riyanto berharap pemerintah daerah dapat membangun sinergi yang kuat dengan pemuda dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kami berharap ada kolaborasi nyata antara pemerintah dan pemuda untuk membangun Kabupaten Pohuwato yang lebih maju dan berkembang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *