banner 728x250

UNIPO Pastikan Pendampingan Penuh bagi Korban dan Keluarga dalam Musibah Kecelakaan Mahasiswa

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Universitas Pohuwato (UNIPO) menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan yang menimpa dua mahasiswanya pada Kamis (11/12/2025).
Dalam insiden tersebut, mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi, Marshanda Kasim Toty, dinyatakan meninggal dunia. Sementara rekannya, Hawa E. Daim, selamat namun masih menjalani perawatan intensif di RS Bumi Panua Pohuwato.

Peristiwa ini mengguncang lingkungan kampus, mengingat keduanya dikenal sebagai mahasiswa aktif dan berkomitmen tinggi dalam kegiatan akademik.

Rektor UNIPO, Dr. Hj. Gretty S. Saleh, S.I.P., M.Si, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kehilangan tersebut, mewakili seluruh civitas akademika UNIPO.
“Musibah ini merupakan kehilangan besar bagi universitas,” ujarnya.

Marshanda dikenang sebagai mahasiswa yang rajin, berperilaku baik, serta memiliki potensi besar di bidang pertanian. Kepergiannya meninggalkan duka bagi dosen, teman seangkatan, dan seluruh warga kampus yang pernah berinteraksi dengannya.

Ucapan duka juga disampaikan kepada orang tua dan keluarga almarhum. Pihak kampus berharap keluarga diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini. UNIPO memastikan akan memberikan pendampingan penuh, baik administratif maupun dukungan moral, hingga seluruh proses pemakaman selesai.

Sementara itu, kondisi Hawa E. Daim masih dalam pemantauan intensif oleh tim medis RS Bumi Panua Pohuwato. Kampus telah menjalin komunikasi dengan keluarga dan memberikan dukungan penuh selama masa perawatan. UNIPO berharap Hawa segera pulih dan dapat kembali mengikuti kegiatan akademik setelah kondisi membaik.

Dukungan doa terus mengalir dari berbagai pihak di lingkungan UNIPO, mulai dari fakultas, organisasi mahasiswa, hingga alumni. Mereka menyampaikan simpati dan harapan agar Hawa lekas sembuh serta keluarga almarhum diberikan kekuatan menghadapi musibah ini.

Menutup pernyataannya, Rektor Gretty mengajak seluruh civitas akademika menjadikan kejadian ini sebagai pengingat pentingnya kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat berkendara.
“Semoga keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan. In sya Allah almarhum diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *