banner 728x250

Diduga Dipicu Cekcok Usai Pesta Miras, Pria Tertusuk Pisau di Mess Kantor Bupati Pohuwato

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Seorang pria berinisial MVH diduga menjadi korban penikaman di Mess Kantor Bupati Pohuwato, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Minggu (11/10/2026) sore.

Informasi yang berhasil dirangkum media ini menyebutkan, insiden tersebut diduga melibatkan seorang pria berinisial ZT. Keduanya diketahui bekerja sebagai buruh bangunan dalam proyek pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Sebelum insiden berlangsung, MVH dan ZT disebut sempat mengonsumsi minuman beralkohol jenis captikus di teras mess.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, persoalan tersebut diduga bermula dari percakapan mengenai istri ZT yang sedang berada di dalam kamar. Percakapan itu kemudian berkembang menjadi adu mulut setelah muncul ucapan yang diduga membuat ZT tersinggung.

Situasi semakin memanas ketika keduanya terlibat cekcok dan saling menantang. MVH disebut sempat mencekik ZT dari belakang sebelum keduanya terlibat kontak fisik.

Dalam perkembangan selanjutnya, MVH diduga mengambil sebuah ulekan kayu berukuran besar dan mengejar ZT. Sementara itu, ZT disebut masuk ke kamar dan mengambil sebilah pisau dapur.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, keduanya kembali terlibat kejar-kejaran hingga terjatuh di sekitar teras mess. Dalam situasi tersebut, pisau yang dipegang ZT diduga mengenai bagian belakang tubuh MVH.

Usai kejadian, MVH dilaporkan dilarikan ke Puskesmas Marisa untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, belum diperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, dalam hal ini Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato, terkait kronologi lengkap, status hukum pihak yang terlibat, maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian guna memastikan fakta-fakta terkait insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *