banner 728x250

Diserbu Aspirasi di Duhiadaa, Nirwan Due Siap Panggil OPD Terkait LPG Jelang Ramadan

banner 120x600
banner 468x60

SUARAPOST.ID – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pohuwato, Nirwan Due, menggelar reses masa persidangan kedua tahun kedua masa jabatan 2024–2029 di Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Camat Duhiadaa, Kepala Desa Buntulia Jaya, serta ratusan masyarakat.

Dalam reses itu, legislator Partai Gerindra yang dikenal aktif menyerap aspirasi masyarakat tersebut menerima berbagai keluhan dan usulan warga. Mulai dari persoalan sedimentasi, kebutuhan benih jagung, penerangan jalan umum (PJU), hingga kelangkaan gas LPG menjelang bulan suci Ramadan.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait ketersediaan gas LPG, Nirwan Due menegaskan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato. Dalam waktu dekat, Komisi II DPRD Pohuwato juga akan kembali mengundang dinas terkait guna membahas kebutuhan gas LPG menjelang Ramadan yang kerap mengalami kelangkaan.

“Kami sudah beberapa kali rapat dengan pak kadis. Dalam waktu dekat kami juga akan mengundang kembali Dinas Perindagkop dan UKM terkait kebutuhan gas jelang Ramadan yang sering mengalami kelangkaan,” ujar Nirwan.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat bersikap tegas terhadap pelaku usaha tabung gas yang tidak mematuhi aturan distribusi. “Kami berharap ada ketegasan terhadap pelaku usaha tabung gas yang tidak taat aturan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman, mengakui bahwa permintaan gas LPG memang meningkat pada bulan Safar hingga Ramadan. Pihaknya telah mengirimkan surat permohonan penambahan kuota kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pertamina guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.

“Memang tidak bisa dipungkiri, menjelang Ramadan permintaan gas LPG meningkat. Kami sudah mengirim surat penambahan kuota ke gubernur dan Pertamina. Insya Allah saat puasa nanti stok pangkalan gas aman,” kata Ibrahim.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi distribusi gas LPG di lapangan serta melaporkan jika ditemukan pelanggaran. Menurutnya, saat ini penambahan kuota pangkalan umum sudah tidak tersedia, namun masih terbuka melalui koperasi Merah Putih, sehingga desa diharapkan memiliki koperasi tersebut.

Selain itu, consider harga eceran gas LPG yang mencapai Rp40 ribu per tabung di lapangan menjadi perhatian serius. “Jika kami temukan ada yang menjual dengan harga tinggi, mohon maaf akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Ibrahim memastikan pemerintah akan berupaya menjaga ketersediaan gas LPG selama Ramadan. Jika terjadi kelangkaan, pihaknya siap melaksanakan operasi pasar khusus guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Melalui reses tersebut, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh pemerintah daerah maupun DPRD Pohuwato, khususnya dalam menghadapi kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *