SUARAPOST.ID – Satreskrim Polres Pohuwato mengamankan 2.450 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang diduga akan dipasok ke lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Botudulanga, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Minggu (18/10/2026) malam.
Pengungkapan kasus tersebut bermula sekitar pukul 22.15 WITA. Saat itu, personel Satreskrim Polres Pohuwato yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Renly Turangan, S.H., tengah melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Buntulia.
Petugas kemudian menemukan dua unit mobil pikap yang berhenti di Jalan Trans Sulawesi, Desa Buntulia Utara. Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua kendaraan tersebut diketahui mengangkut total 70 jerigen solar bersubsidi.
Masing-masing mobil membawa 35 jerigen berkapasitas 35 liter, sehingga total BBM yang diamankan mencapai 2.450 liter.
Berdasarkan keterangan awal, solar tersebut diduga akan diantarkan ke lokasi PETI Botudulanga, Desa Hulawa. Namun, tujuan pengiriman dan pihak yang diduga terlibat masih akan didalami oleh penyidik.
Dua sopir berinisial AB (39) dan SA (23), bersama dua unit mobil pikap serta seluruh barang bukti, telah diamankan di Mapolres Pohuwato untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Pohuwato, Iptu Renly Turangan, mengatakan pihaknya masih mendalami perkara tersebut melalui pemeriksaan saksi-saksi dan gelar perkara untuk menentukan unsur tindak pidana serta pasal yang dapat diterapkan.
“Kami telah mengamankan dua orang sopir, dua unit mobil pikap, serta 2.450 liter BBM jenis solar bersubsidi. Selanjutnya, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan gelar perkara untuk menentukan tindak pidana serta pasal yang diterapkan,” ujar Renly.
Polres Pohuwato mengimbau masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau distribusi BBM bersubsidi yang tidak sesuai ketentuan.
Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Pohuwato. Polisi akan mendalami lebih lanjut dugaan distribusi solar bersubsidi tersebut, termasuk memastikan peruntukan BBM dan pihak-pihak yang terkait dalam pengirimannya.




















